Ganjar Isi Kuliah Umum di UIN Gus Dur Pekalongan, Bahas Wawasan Kebangsaan dan Pembangunan Berkelanjutan

Sumber Gambar: YouTube/Ganjar Pranowo

UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan adakan kuliah umum dengan pembicara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bertempat di halaman Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI). Selasa, (09/05/2023).

Acara ini bertemakan, “Memperkokoh Wawasan Kebangsaan, Merawat Pembangunan Berkelanjutan.” Makna dari tema tersebut yaitu dalam rangka pembangunan berkelanjutan maka hal pertama yang harus dilakukan adalah memperkokoh wawasan kebangsaan.

Adapun tujuan dari diadakannya kuliah umum ini yakni terbagi dalam 2 nuansa, nuansa pertama dalam bidang akademik dan nuansa kedua non akademik. Nuansa akademik untuk memperluas wawasan kebangsaan bagi dosen maupun mahasiswa. Nuansa non akademik dalam rangka agar UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dikenal oleh banyak pihak. 

Ganjar menyampaikan Bagaimana cara kita untuk memperkokoh wawasan Kebangsaan dan merawat    pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Setiap Orang dalam dirinya haruslah mempunyai kesadaran patuh terhadap norma dan aturan yang berlaku, berpartisipasi secara aktif dari segi politik, sosial, lingkungan, menjunjung dan menjaga HAM, menghargai perbedaan, menggunakan bahasa yang baik, saling membantu, menyelesaikan masalah dengan perdamaian tanpa kekerasan.

“Tujuan diadakan kuliah umum ini agar setiap mahasiswa dan mahasiswi mempunyai jiwa kebangsaan yang kuat dalam diri, menumbuhkan jiwa nasionalisme, memperkokoh wawasan kebangsaan untuk merawat pembangunan Indonesia secara berkelanjutan,” ucap Ganjar dalam kuliah umum tersebut.

Setiap mahasiswa dan mahasiswi punya sifat toleransi pada setiap perbedaan suku, ras, budaya, etnis, agama, menghargai dan menghormati sesama manusia tanpa pandang bulu jika berlainan dengan kita.

Ribuan mahasiswa UIN Gus Dur dari berbagai fakultas heboh ingin mendengarkan materi kuliah umum dari salah satu bakal Capres itu.

Ganjar berharap, lulusan UIN Gus Dur kelak dapat menjadi agen perubahan yang berkualitas. Sekaligus bisa menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan ajaran Islam.

Dalam sesi terakhir Ganjar memberikan pertanyaan yang pertama tentang bagaimana cara untuk memperkokoh Wawasan Kebangsaan? Dan pertanyaan yang kedua tentang bagaimana cara untuk merawat Pembangunan Berkelanjutan? 

Ganjar kemudian mengucapkan, “raise your hand,” lalu seluruh mahasiswa mengacungkan tangannya. Ganjar lalu memilih satu mahasiswa dan satu mahasiswi dan yang beruntung adalah Risalatul Khasanah Prodi PAI Semester 2 dan Tri Aji Buono Prodi KPI Semester 4.  

“Cara untuk memperkokoh Wawasan Kebangsaan setiap orang harus mempunyai kesadaran untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menumbuhkan sikap nasionalisme dan cinta tanah air, Menghargai setiap perbedaan yang ada,” ucap Risalatul dalam jawabannya.

Sedangkan Triaji menjawab terkait Pembangunan Berkelanjutan.

“Cara untuk merawat pembangunan berkelanjutan adalah  bercocok tanam dengan bijak, menggunakan produk dalam negeri, menjaga Flora Dan Fauna langka, menjaga kelestarian huttan, melakukan AMDAL, Reboisasi membuang sampah di tempat sampah.

Kemudian, Ganjar memberikan hadiah kepada 2 mahasiswa dari fakultas Pendidikan dan Fakultas Ushuludin yang diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari Ganjar. Dan hadiahnya berupa laptop dan kamera.

Pada kesimpulannya Ganjar berharap semoga wawasan kebangsaan dapat terus terjaga sehingga bisa hidup berdampingan di mana saja tanpa membeda-bedakan satu sama lain.***